Intip Mitos Seputar Penyakit Jantung, Yuk!

Intip Mitos Seputar Penyakit Jantung, Yuk!

April 21, 2018

Kenali ragam mitos seputar penyakit jantung agar Anda menjadi lebih termotivasi untuk menjalankan pola hidup sehat secara konsisten. Konsumsi oatmeal untuk membantu menstabilkan kadar kolesterol dan kadar gula dalam darah.

Penyakit jantung

terdengar seperti momok yang menakutkan bagi semua orang. Karena gejala dan indikasinya yang tak banyak disadari oleh orang, seringkali ditemukan penderita penyakit jantung sudah berada dalam keadaan kronis. Untuk menghindari serangan penyakit jantung secara tiba-tiba, Anda tentu perlu mengenali beberapa mitos populer seputar penyakit jantung berikut ini.

Anak Muda Tak Perlu Khawatir dengan Penyakit Jantung

Penyakit jantung tak hanya menyerang orang-orang yang berusia lanjut. Berbagai faktor kesehatan seperti konsumsi makanan yang tinggi lemak dan tinggi kadar gula, intensitas olahraga yang kurang, serta kebiasaan mengonsumsi alkohol juga dapat menjadi pemicu munculnya penyakit jantung. Untuk meminimalkan risiko penyakit jantung, tentu jauh lebih baik jika Anda menjalankan hidup sehat sejak dini.

Penyakit Jantung Hanya Menyerang Orang Gemuk

Orang yang kelebihan berat badan memang memiliki risiko penyakit jantung yang lebih besar, namun bukan berarti orang yang bertubuh kurus tak bisa terjangkit penyakit jantung. Orang yang bertubuh kurus maupun gemuk bisa jadi memiliki kadar kolesterol, kadar gula darah, dan tekanan darah yang tinggi. Karena ketiga hal ini merupakan silent killer yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, alangkah baiknya bila Anda mengukur kadar kolesterol, kadar gula, dan tekanan darah secara teratur. Dengan demikian, Anda bisa menentukan tindakan pencegahan yang efektif jika ternyata Anda berisiko terkena penyakit jantung.

Anak Muda Tak Perlu Khawatir dengan Penyakit Jantung

Penyakit jantung tak hanya menyerang orang-orang yang berusia lanjut. Berbagai faktor kesehatan seperti konsumsi makanan yang tinggi lemak dan tinggi kadar gula, intensitas olahraga yang kurang, serta kebiasaan mengonsumsi alkohol juga dapat menjadi pemicu munculnya penyakit jantung. Untuk meminimalkan risiko penyakit jantung, tentu jauh lebih baik jika Anda menjalankan hidup sehat sejak dini.

Penyakit Jantung Hanya Menyerang Orang Gemuk

Orang yang kelebihan berat badan memang memiliki risiko penyakit jantung yang lebih besar, namun bukan berarti orang yang bertubuh kurus tak bisa terjangkit penyakit jantung. Orang yang bertubuh kurus maupun gemuk bisa jadi memiliki kadar kolesterol, kadar gula darah, dan tekanan darah yang tinggi. Karena ketiga hal ini merupakan silent killer yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, alangkah baiknya bila Anda mengukur kadar kolesterol, kadar gula, dan tekanan darah secara teratur. Dengan demikian, Anda bisa menentukan tindakan pencegahan yang efektif jika ternyata Anda berisiko terkena penyakit jantung.

Penyakit Jantung Itu Turunan dan Tak Dapat Dicegah

Meskipun keluarga Anda memiliki riwayat penyakit jantung yang menurun, ini bukan berarti Anda pantas menyerah pada takdir dan menjalankan pola hidup yang tak sehat. Anda bisa mencegah penyakit jantung dengan pola hidup sehat, seperti mengontrol kadar kolesterol, kadar gula darah dan tekanan darah tinggi secara teratur, menjaga keseimbangan berat badan, mengonsumsi makanan yang bergizi, serta menghindari konsumsi rokok. Banyak sekali makanan bergizi seperti oatmeal buah-buahan, sayur dan kacang-kacangan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Bahkan, konsumsi oatmeal secara teratur dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol dan kadar gula dalam darah.

Setelah mengenali ragam mitos seputar penyakit jantung, wawasan Anda tentang kesehatan tentu jadi makin bertambah dan Anda pun akan makin giat menjalankan hidup sehatdemi menjaga kesehatan jantung Anda. Mempelajari berbagai informasi yang benar tentang penyakit jantung bisa membuat Anda jadi lebih waspada dan peduli akan pola hidup sehat. Karena dengan menjalankan hidup sehat, Anda bisa meminimalkan segala risiko penyakit termasuk penyakit jantung.

Komentar